Monday, July 30, 2007

Heavy flu

Dari hari pertama sejak menginjakkan kaki ke Brisbane (akhir Feb. 2006), baru kali ini kena flu berat. Sepertinya karena perubahan suhu yang drastis, siangnya panas malamnya masih dingin. Musim dingin memang sudah akan berakhir. Akibat kena flu ini jadi nggak bisa tidur nyenyak pas malam, karena hidung sering tersumbat dan tenggorokan kering dan gatalnya minta ampun. Ditambah dengan perut yang makin membesar, sudah menjelang 36 minggu saat ini. Jadi semakin memperparah kondisi tidur. Kalau sudah sakit begini, jadi seperti diingatkan, betapa besar nikmat sehat yang dilimpahkan Illahi, yang kadang jarang kita sadari (dan syukuri) dikala kita dalam kondisi sehat. Manusia memang sering lupa yah..
Ini sekedar catatan dan pengingat saja. Ternyata aku lebih tahan terhadap virus flu selama di brisbane ini. Sewaktu di Belanda, Amerika dan Canada dulu setiap ganti musim pasti kena flu, ini berarti sekurangnya 4 kali dalam setahun kena flu. Anak2 juga bernasib sama. Kalau sakit begini paling enak tiduran saja, istirahat total, biar cepat sehat... tapi apa bisa begitu yah, tanpa diiring rasa bersalah.
Jadi kepikiran nih, kapan yah terakhir kali tidur siang tanpa rasa bersalah..ehm.. rasanya waktu temenin Nadya bobo siang di green sofa bed with flower print di apartemen mungil kita di kota kecil Modling sekitar 30 menit naik kereta api dari Vienna-Austria, waktu itu awal tahun 2002. Sementara my hubby sedang sibuk dikantornya di Laxenburg sekitar 15 menit naik bis dari Modling. Masa2 yang terasa merepotkan saat itu, ternyata tidak seberapa dibanding sekarang :D. Dari kejadian ini, sepertinya kesimpulannya.. dinikmati aja apa2 yang terjadi pada kita, kalau terasa berat atau susah, pasti ada lagi yang lebih berat dan lebih susah (maksudnya sih jangan gampang menyerah dan berkecil hati gitu). Ah.. ngomong sih emang gampang, apa prakteknya bisa segampang itu yah? :D.

Labels:

0 Comments:

Post a Comment

<< Home